Tantangan Bagi Muslimpreneur !!!

Sebagian besar ekonomi saat ini setuju bahwa kewirausahaan adalah bahan yang diperlukan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja di semua masyarakat. Di negara berkembang, usaha kecil yang sukses adalah mesin utama penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan pendapatan, dan pengurangan kemiskinan. Oleh karena itu, dukungan pemerintah untuk kewirausahaan merupakan strategi penting bagi pembangunan ekonomi.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh muslimpreneur saat ini, terlebih dengan semakin terbuka sistem perekonomian dunia termasuk Indonesia dan Negara-negara Asia. yaitu globalisasi dan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi menjadikan iklim usaha semakin menantang, kompetitif, dan membutuhkan strategi-strategi jitu untuk memenangkan pasar.

  1. Berpikir sukses

Untuk mendapatkan kesuksesan yang diinginkan, anda perlu bermimpi besar. Setiap kesuksessan dimulai dengan impian besar. Anda perlu memiliki impian besar bagi diri anda- anda ingin menjadi kaya, terkenal atau berkecukupan. Namun mimpi saja tidak cukup. Anda harus aktif memvisualkan sukses dalam pikiran anda sehingga dapat anda rasakan. Bagaimana rasanya melipatgandakan income anda? bagaimana hidup akan berubah?

Pengusaha sukses memiliki sikap keterbukaan dan keyakinan yang dapat anda miliki. Para pakar manajemen telah mengajarkan pada kita kekuatan visualisasi- dengan melihat diri kita didalam pikiran untuk mencapai impian-impian kita. Jika anda ingin menjadi penulis sukses, gambarkan diri anda menandatangani buku di kerumunan orang yang antri minta tanda tangan anda. Dan proses ini harus diingimbangi dengan tindakan yang konstan! Anda harus berfikir jika anda dapat meraih sukses di setiap menit

  1. Fokus pada kelebihan anda

Hadapi kenyataan ini; anda tidak dapat menjadi apapun bagi semua orang. Kita memiliki kelebihan dan kekurangan. Agar efektif, anda harus mengenali kelebihan dan berkonsentrasi pada hal tersebut. Anda akan menjadi semakin sukses jika mampu menggabungkan dengan upaya anda di area yang anda kuasai dengan baik. Misalnya, dalam bisnis, anda memiliki insting marketing yang bagus, kemudian pertajam kelebihan ini dan gunakan dengan maksimal. Mintalah bantuan di area yang tidak anda kuasai, misalnya akuntansi atau pembukuan. Untuk merubah kelemahan menjadi kekuarangan, pertimbangkan untuk mengikuti training formal.

  1. Pantang memikirkan kemungkinan gagal

Ayn Rand, di dalam novelnya The Fountainhead, menulis, “Bukan sikap manusia- atau makhluk hidup, untuk memulai dengan menyerah.” Sebagai seorang pengusaha, anda harus sepenuhnya percaya dengan sasaran dan apa yang anda lakukan. Pikirkan apa yang anda kerjakan akan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan diri anda sendiri. Anda harus memiliki keyakinan yang kuat atas ide, kemampuan dan diri anda sendiri. Anda harus yakin dibalik bayangan keraguan, anda memiliki kemampuan untuk mengenali dan mengatasinya. Semakin anda mengembangkan keyakinan untuk mencapai sasaran, semakin cepat anda mendapatkannya. Namun, keyakinan anda harus diimbangi dengan perhitungan resiko. Pengusaha sukses adalah mereka yang menganalisa dan meminimalkan resiko untuk mendapatkan profit. Seperti yang sering mereka katakan, “tanpa keberanian, tidak ada kemenangan.”

  1. Kerja Keras!

Setiap pengusaha sukses bekerja keras. Tidak ada orang sukses hanya dengan berpangku tangan. Seperti yang dikatakan Brian Tracy , “Anda bekerja selama 8 jam sehari untuk bertahan hidup; semua hal setelah 8 jam sehari adalah untuk kesuksesan.” Tanyakan pada pengusaha sukses dan mereka akan mengatakan pada anda bahwa mereka harus bekerja lebih dari 60 jam dalam seminggu di awal bisnis mereka. Bersiaplah mengucapkan selamat tinggal pada acara nongkrong bersama setelah jam kerja, atau berjalan-jalan diakhir pekan. Jika anda berada di tahap awal, anda harus bernafas, makan dan minum dengan bisnis anda sampai bisnis anda dapat berjalan. Kerja keras akan mudah jika anda memiliki visi, sasaran yang jelas, dan hasrat pada apa yang anda kerjakan.

  1. Terus-menerus memperluas jaringan

Di dalam bisnis, anda dinilai oleh perusahaan yang anda jalankan – dari tim manajemen, dewan direksi, dan rekan stratejik. Bisnis selalu memerlukan bantuan, terlebih usaha kecil. Penting untuk membentuk aliansi dengan orang-orang yang dapat membantu anda, dan yang dapat anda bantu. Agar berhasil dalam bisnis, anda harus memiliki ketrampilan networking yang bagus dan selalu jeli melihat peluang yang ditawarkan kontak anda.

  1. Kemauan untuk Belajar

Anda tidak harus bergelar MBA atau PhD untuk berhasil dalam bisnis. Kenyataannya, banyak pengusaha yang tidak menyelesaikan pendidikan menengah mereka. Studi menunjukkan kebanyakan millioner memiliki intelegensi rata-rata. Namun, mereka meraih potensi secara penuh untuk mencapai tujuan finansial dan bisnis, karena mereka mau belajar. Untuk berhasil, anda harus mau bertanya, ingin tau, tertarik dan membuka pada pengetahuan baru. Kemauan untuk belajar menjadi hal yang penting seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan menjalankan bisnis.

  1. Memiliki keteguhan dan keyakinan

Tidak seorangpun yang mengatakan jalan menuju sukses itu mudah. Disamping intensitas dan kerja keras, terkadang anda mengalami kegagalan. Beberapa pengusaha sukses mengalami kemunduran dan kekalahan, bahkan bangkrut, namun mereka segera bangkit untuk membuat perhitungan. Ingatlah, jika anda memiliki keteguhan, tidak ada yang dapat menghentikan anda.

  1. Disiplin pribadi

Thomas Huxley mengatakan, “Lakukan apa yang harus anda lakukan, terlepas anda menyukai atau tidak.” Disiplin pribadi adalah kunci keberhasilan. Keinginan yang kuat akan mendorong diri anda untuk membayar harga kesuksesan – melakukan apa yang tidak disukai orang lain, bertarung dan memenangkannya dengan diri anda sendiri.