Entrepemeurship dan Knewledge Based Economy

Berdasarkan eksplorasi model entrepreneurship yang ada saat ini, terdapat dua kecenderungan praktek entrepreneurship di masyarakat, yaitu; traditional entrepeneurship model dan modern entrepreneurship model. Kedua model ini menggambarkan perilaku kewirausahaan bangsa Indonesia secara umum. Haal ini terjadi tentu atas kemampuan dan  pilihan masyakat untuk mengimplementasikan konsep bisni yang sangat dipengaruhi oleh tingkat pemahaman dan pengetahuan mereka terhadap bidang usaha yang digeluti.

Knowledge-Based Economy (KBE)

Knowledge-Based Economy (KBE) mengandalkan pada manufaktur, distribusi dan penerapan pengetahuan dan informasi dan mencoba untuk mengeksploitasi pengetahuan untuk pembangunan ekonomi, kebijakan organisasi dan lembaga tingkat nasional maupun internasional. Jadi perlunya menggabungkan dua konsep ini untuk meningkatkan efisiensi dan pemanfaatan sumber daya manusia dan pengetahuan yang luas secara bersamaan, untuk memajukan organisasi besar tujuan akan terasa lebih dari sebelumnya.

Menurut Peter Drucker, di era pengetahuaan saat ini pengetahuan telah menjadi sumber daya ekonomis kunci yang dominan dan mungkin menjadi satu-satunya sumber daya dari comparative advantage perusahaan. Era pengetahuan telah menciptakan era persaingan global yang kompleks dan dinamis